Efek Samping Kunyit

12 Efek Samping dari Kunyit Yang Harus Anda Ketahui

Efek Samping Kunyit – Tanaman ini juga dikenal sebagai rempah sehat di muka Bumi. Kunyit telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati berbagai macam penyakit. Manfaatnya mulai dari detoksifikasi tubuh, meningkatkan pencernaan, sampai melawan peradangan kronis dan kanker. Tampaknya, Kunyit benar-benar hampir memiliki segalanya.

Namun, untuk sekelompok kecil orang, kunyit memiliki efek samping yang dapat lebih berbahaya daripada manfaatnya. Ayo kita bahas tentang efek samping kunyit, agar kita bisa mewaspadai.

12 Efek Samping dari Kunyit

Sebelum Anda mulai menambahkan kunyit ke menu  harian Anda – baik itu berupa akar kunyit, bubuk atau kapsul / suplemen – pastikan Anda tidak masuk ke salah satu kelompok yang disebutkan di bawah. Jika tidak, maka ramuan ajaib ini dapat menjadi mimpi terburuk bagi Anda. Berikut bahaya efek samping dari makan atau minum kunyit:

1. Dapat Memperburuk Masalah Kandung Empedu

Menurut National Institutes of Health (NIH), yang terbaik adalah menghindari suplemen kunyit ketika berkutat dengan masalah kantung empedu seperti batu empedu atau obstruksi saluran empedu. Karena mungkin bisa menjadi lebih buruk ketika mengkonsumsi kunyit.

2. Menaikkan Tingkat Oksalat 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menunjukkan bahwa kunyit meningkatkan jumlah oksalat yang dikeluarkan melalui urin. Ini dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal pada orang yang rentan untuk mendapatkannya.

3. Meningkatkan Asam Lambung

Kunyit telah menunjukkan banyak efek menguntungkan dalam mengobati berbagai macam keluhan pencernaan. Tetapi jika Anda mengidap gangguan seperti asam lambung, GERD (gastroesophageal reflux disease), atau sakit maag, maka Anda harus berhati-hati dalam mengkonsumsi kunyit. Karena kunyit dapat menstimulasi produksi asam, sesuatu yang tidak Anda inginkan terjadi ketika Anda sudah terlalu banyak memproduksinya.

4. Mengencerkan darah

Menurut NIH, kunyit dalam dosis tinggi dan suplemen, tidak boleh diambil oleh orang-orang yang mengalami gangguan dengan pembekuan darah atau untuk orang yang memiliki gangguan pendarahan. Kunyit dapat mengencerkan darah dan juga terbukti berinteraksi dengan obat yang mencegah pembekuan darah. Ini termasuk: aspirin, ibuprofen (Advil), dan warfarin (Coumadin).

BUAT KAMU:  3 Cara Mengkonsumsi Kunyit untuk Batuk Berdahak dan Tidak

Menurut NIH, kunyit tidak boleh dikombinasikan dengan suplemen herbal tertentu yang mengencerkan darah juga. Beberapa di antaranya yaitu: angelica, cengkeh, danshen, bawang putih, jahe, ginkgo, Panax ginseng, semanggi merah, dan willow.

Dianjurkan untuk berhenti mengonsumsi suplemen kunyit minimal 2 minggu sebelum operasi untuk menghindari perdarahan ekstra selama dan setelah operasi.

5. Kehamilan dan kunyit

Meskipun aman untuk makanan (segar atau bubuk) kunyit saat hamil atau menyusui, kunyit dalam bentuk suplemen harus dihindari dengan segala cara. Seperti yang disebutkan di atas, kunyit bisa mengencerkan darah atau menstimulasi uterus dan menstruasi, yang membuat kehamilan berisiko.

Meskipun tidak banyak studi yang meneliti kunyit dengan kehamilan atau kunyit dengan menyusui, lebih baik bermain dengan aman.

6. Mengganggu Pengobatan Diabetes

Kunyit adalah rempah yang luar biasa untuk mengontrol kadar gula darah. Orang-orang di seluruh dunia, berjuang dengan pra-diabetes atau diabetes tipe II, telah melihat beberapa hasil luar biasa melalui suplementasi dengan kunyit.

Namun, kunyit cukup aman digunakan oleh orang yang tidak mengonsumsi obat penurun gula darah. Karena ketika digabungkan, kadar gula darah turun sangat rendah sehingga dapat menyebabkan hipoglikemia.

Manfaat Minum Kunyit
Manfaat Minum Kunyit

7. Jika Anda Menderita Asam Perut Berlebihan

Para ahli mengatakan bahwa tidak ada risiko efek samping jika kunyit digunakan dalam dosis yang dianjurkan. Masalah muncul jika dikonsumsi dalam dosis tinggi karena dapat meningkatkan kadar asam di lambung, yang dapat merusak lapisan kerongkongan jika mulai naik.

Jika ini terjadi, maka juga akan menyebabkan hyperacidity, heartburn, dan ulkus usus atau perut. Bahkan dapat memperburuk kasus-kasus tersebut. Gejala terkait lainnya yang mungkin muncul termasuk kembung, kram perut, mual, dan nyeri dada.

BUAT KAMU:  Inilah 7 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Rahim

8. Memperburuk Masalah Kandung Empedu

Kunyit dapat melakukan dua hal untuk kantung empedu Anda. Pertama.  kunyit dapat membantu mengatur jumlah empedu yang diproduksi kandung empedu. Kedua, dapat menghalangi saluran empedu dan menyebabkan pembentukan batu empedu. Namun, efek yang terakhir ini hanya akan terjadi jika kandung empedu Anda tidak dalam kondisi baik.

9. Memperburuk Masalah Hati (liver)

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kunyit memiliki efek pada bagaimana organ memproses beberapa obat, dan dapat menyebabkan masalah hati (liver). Sehubungan dengan itu, para ahli sekarang menekankan pada orang-orang dengan gangguan liver untuk berhati-hati saat mengkonsumsi suplemen kunyit.

10. Ketika Anda Memiliki Gangguan Pembekuan Darah

Kunyit dikenal karena sifat anti-peradangannya. Namun,  juga dapat memiliki efek buruk jika dikombinasikan dengan obat anti-pembekuan, yang dapat menyebabkan memar dan perdarahan.

Anda bisa mendapatkan efek semacam itu jika Anda mengonsumsi kunyit bersama dengan salah satu obat pengencer darah seperti: aspirin, obat antiplatelet, dan warfarin.

Hal yang sama terjadi jika Anda mengkonsumsi kunyit dengan obat herbal yang dikenal karena efek pengencer darah mereka, seperti semanggi merah, jahe, bawang putih, dan willow.

Penting juga untuk berhenti mengonsumsi suplemen kunyit dua minggu sebelum prosedur pembedahan untuk menghindari efek pengencer darah.

11. Jika Anda Hamil atau Menyusui

Para ahli menyarankan wanita hamil untuk menghindari penggunaan kunyit dosis tinggi untuk mencegah efek samping. Di antara kemungkinannya termasuk merangsang rahim, yang dapat membahayakan kehamilan.

12. Obat Tekanan Darah dan Diabetes

Menggunakan kunyit dalam jumlah banyak dalam bentuk apa pun dapat menyebabkan tekanan darah rendah atau gula darah. Oleh karena itu, orang yang memakai obat untuk diabetes atau mereka yang dimaksudkan untuk mengatur tekanan darah harus berhati-hati ketika menggunakan kunyit sebagai suplemen. Ini dapat meningkatkan efeknya. Sehingga mengarah ke gejala seperti detak jantung cepat, penglihatan kabur, dan kebingungan.

BUAT KAMU:  5+ Manfaat Masker Kunyit dan Madu Untuk Wajah

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengkonsumsi kunyit bersama dengan obat untuk diabetes.

Aturan Mengkonsumsi Kunyit untuk Menghindari Efek Samping

Orang-orang yang tidak memiliki kondisi medis termasuk dalam daftar di atas, dapat menggunakan 3 gram kunyit tanah kering sehari. Ini sekitar 1,5 sendok teh bubuk kunyit atau 1-2 sendok makan akar parut segar.

Sedangkan untuk suplemen, University of Maryland Medical Center merekomendasikan dosis 400-600 mg, hingga 3 kali sehari, sedangkan NIH menyarankan Anda dapat mengonsumsi hingga 500 mg, 4 kali sehari.

Efek Samping Kunyit
Efek Samping Kunyit

Jika Anda mengalami salah satu masalah di atas, bicaralah dengan dokter atau dokter Anda. Menambahkan akar atau bubuk kunyit ke menu makan Anda, dalam jumlah sedang, dalam banyak kasus akan baik-baik saja. Sedangkan suplemen lebih terkonsentrasi, sehingga harus berhati ketika mengkonsumsinya.

Memanfaatkan khasiat obat kunyit aman selama dikonsumsi dalam dosis yang dianjurkan. Kasus-kasus yang disebutkan di atas hanyalah beberapa contoh yang menjadi risiko, jika Anda tidak mengikuti aturan mengkonsumsi kunyit.

Perlu diingat bahwa dosis standar dan aman untuk kunyit adalah 400-600mg bubuk, diminum 1 hingga 3 kali sehari.

Jika Anda memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya, satu-satunya cara untuk mengetahui dosis aman dan mengetahui lebih lanjut tentang kapan harus menghindari kunyit, adalah dengan berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Sumber Info Efek Samping Kunyit

  1. umm.edu/health/medical/altmed/herb/turmeric#sthash.CjaZql4c.dpuf
  2. nccih.nih.gov/health/turmeric/ataglance.htm
  3. www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18469248
  4. www.livescience.com/41760-turmeric-supplement-facts.html
  5. www.memory-improvement-tips.com/side-effects-of-turmeric.html
  6. herbs.lovetoknow.com/Side_Effects_of_Turmeric
  7. www.turmericforhealth.com/general-info/side-effects-of-turmeric
  8. www.seattletimes.com/life/wellness/people-on-blood-thinners-must-avoid-turmeric/

Zams Herbalis adalah penggiat herbal yang mencoba berbagi online sejak tahun 2016. Bersama herbalis ginanjar, mengumpulkan berbagai tips herbal dari empiris dan medis. Semoga dengan tulisan-tulisan ini bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *