khasiat daun sambiloto

Manfaat Daun Sambiloto

Manfaat Daun Sambiloto (Terbukti secara ilmiah)

Sambiloto adalah salah satu tanaman yang sering digunakan oleh nenek moyang untuk menurunkan kadar gula darah. Sambiloto memiliki nama Jawa Paitan, nama Latin Andographis Paniculata, dan nama India Kalmegh.

Sambiloto: Digunakan Sejak Nenek Moyang Dulu Untuk Diabetes

Manfaat Sambiloto
Jamu Obat Sambitlot Diabetes

Para nenek moyang itu merakini kandungan zat pahit pada sambiloto dapat menetralisir rasa manis akibat kadar gula darah tinggi. Nenek moyang kita merebus segenggam daun sambiloto kering (setara 1-2 gram) ke dalam tiga gelas air hingga tersisa segelas.Keesokan harinya air rebusan itu dikonsumsi 3x sehari. Dalam beberapa hari, gejala kencing manis seperti mudah haus, sering berurin, dan mata buram pun perlahan mereda.

Untuk mengobati asam urat, herbalis menggunakan sambiloto yang dicampur herbal lain. Iskandar, herbalis di kompleks pertama Ancol, Jakarta Utara dan dr Erna Cipta Fahmi, dokter umum sekaligus herbalis di Ciputat, Taangerang, menggunakan ramuan sambiloto, tempuyug, temulawak, dan lada yang dibuat dalam kapsul. Untuk Pasien yang sudah akut Erna menambahkan daun salam dan akar alang-alang untuk memperbaiki ginjal. Sebuah perusahaan farmasi besar di Jakarta juga meramu sambiloto, temulawak, tempuyung, lada, dan rumput teki sebagai obat asam urat. Jumlah sambiloto paling dominan, 35%.

Mengapa Daun Sambiloto Lebih Baik Tidak Digunakan Sendiri?

Mengapa sambiloto tidak digunakan tunggal? menurut dr Suharti K Suherman SpFK dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sambiloto mengangung lakton dan komelgin yang memberi anti depressan untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan sendi. Daun kaya kalium yang berkhasiat sebagai peluruh urine sehingga membantu sekresi asam urat. Temulawak dengan kurkuminnya bekerja memperbaiki ginjal. Jandungan piperin, piperanin, dan chavaicin pada lada berfungsi merangsang kelenjar pencernaan sehingga mempercepat pembakaran lemak yang menghambat sekresi asam urat.

Dari jabaran fungsi masing-masing herbal dapat kita ambil kesimmpulan, bahwa sambiloto dan herbal lainnya membentuk sinergi positif mengatasi gangguan asam urat di badan.

Senyawa Aktif Sambiloto

Senyawa aktif dari sambiloto adalah sebagai berikut: Andrographolide, Diterpene Lactone, Andrographide, Neoandrographolide, Deoxy-didehydroandrographolide, deoxy-oxoandrographolide, deoxyandrographolide, dideoxy-andrographolige.

Berikut merupakan salah satu liputan TV Swasta tentang khasiat daun sambiloto:

Bukti Ilmiah Khasiat Sambiloto

1. Manfaat Sambiloto: Obat Diabetes

Keampuhan Sambiloto menurunkan glukosa darah berkait interaksi senyawa aktif yang terkandung di dalamnya. Daun sambiloto mengandung laktone yang terdiri atas deoksiandrografolida, andrografolida, neoandrografolida, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolida, dan homo andrografolida.

Sambiloto juga kaya flavonoid, alkana keton, aldehida, mineral (kalium, natrium, kalsium), asam kersik, dan damar. Aneka flavonoid seperti pelometoksiflavon, andrografin, panikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7,4-dimetileter juga terdapat pada bagian akar.

Andrografolida senyawa aktif dan paling dominan. Berdasarkan penelitian senyawa itu berkhasiat obat diabetes. Mekanismenya dengan meningkatkan kadar betaendorfin dalam plasma. Betaendorfin adalah neurotransmitter yang berefek analgesik alias pereda rasa sakit dan antipiretik atau penenang. Khasiatnya mengurangi tekanan psikis para pasien. Kondisi stres mengacaukan metabolisme tubuh sehingga pasien sulit mengendalikan kadar gula darah. Andrografolida juga bermanfaat untuk menurunkan aktivitas pembentukan glukosa dari senayawa-senyawa nonkarbohidrat seperti piruvat dan laktat. Dengan begitu kadar gula darah pasien dapat dikendalikan.

2. Manfaat Sambiloto: Meningkatkan Kekebalan Tubuh dari Bakteri (Hepatoprotektor)

Senyawa aktif andrografolida juga terbukti bermanfaat melindungi hati dari 52% penyakit beracun alias hepatoportektor. Aneka jenis bakteri penyebab penyakit seperti Staphylococcus Auereus, Pseudomonas, Shigela dysentriae,  dan Escheria coli juga mati ketika terpapar ekstrak sambiloto.

Pada pengujian secara in vitro, air rebusan sambiloto merangsang daya fagitosis sel darah putih sehingga meningkatkan kekebalan tubuh. Andrografolida terbukti menurunkan demam yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin yang menyebabkan panas pada kelinci. Pasien yang diberikan ekstrak sambiloto mengalami penurunan kadar serum bilirubin, alkali fotstatase, SGOT, dan SPGT hingga masuk ke angka normal. Bilirubin adalah suatu pigmen empedu hasil pemecahan hemoglobin.

3. Manfaat Sambiloto: Obat Radang

Selain fungsi-fungsi di atas, sambiloto masih memiliki beberapa efek farmakologi, seperti: antiradang, antikanker, antibakteri, dan penurunan tekanan darah. Untuk membuktikan manfaat antiradang dibuatlah satu percobaan secara in vitro menggunakan Bacillus calnette-Guein (BCG)-induced marcophage. Ekstrak metanol sambiloto juga ternyata mampu menghambat produksi nitric oxide (NO) sebagai radikal bebas yang menyebabkan proses peradangan. Uji selanjutnya menemukan bahwa senyawa andrographolide dan neondographolide-lah yang menunjukan mekanisme penghambatan NO.

4. Manfaat Sambiloto: Obat Kanker

Daun sambiloto obat kanker

Sebagai anti kanker, lagi-lagi senyawa yang berperan aktif adalah andrographolide. Sel HT-29 (kanker usus) diisoloasi delam kondisi in-vitro. Ekstrak mehanol sambiloto difraksinasi menjadi fraksi diklorometan, pertoleum eter, dan fraksi air. Hasil pengujian menunjukan fraksi diklorometan mengandung senyawa aktif yang berperan dalam efek antikanker dan imunostimulan. Juga ada indikasi bahwa human peripheral blood lymphochytes (HPBLs) berkembang lebih banyak.

Selanjutnya fraksi diklorometan diisolasi menghasilkan tiga senyawa aktif: andrographolide, 14-deoxandrographolide, dan 14-deoxy-11, 12-didehydroandrographolide. Dari percobaan secara in vitro terhadap sel kanker didapatkan bahwa andrographolide positif menghambat perkembangan berbagai sel tumor. Senyawa ini bekerja pada fase pembelahan sel G0/G1, dengan cara menghambat siklus sel protein p27 yang sangat dibutuhkan oleh sel tumor.

5. Manfaat Sambiloto: Meningkatkan Anti Bodi

Manfaat Daun Sambiloto
Manfaat Sambiloto telah terbukti secara ilmiah

Andrografolida sebagai agen immunostimulan ditunjukkan oleh peningkatan ilmfosit dan interleukin-2. Secara tak lagsung ia juga mempertinggi produksi tumor nercosis factor-alpha sehingga mingkatkan aktivitas sitoktosis limfosit terhadap sel kanker. Senyawa aktif dalam daun sambiloto bekerja dengan jalan menstimulasi produksi antibodi spesifik, meningkatkan aktivitas proliferasi, dan meningkatkan fagitosis makrofag. Secara tak langsung mekanisme ini berefek antikanker.

Dengan potensi antikanker dan immunomodulator yang dimilki andrographolide, sambiloto sangat berpotensi berkhasiat obat kanker. Ekstrak Ethanol daun sambiloto juga dicobakan terhadap jamur Trichophton mentragrophytes, Tricophyton rubrum, Epidermophytion floccosum, Candida albicans, dan Microsporum canis. Dari sini didapa hasil bahwa sambiloto antibakteri.

Leave a Reply